BMKG: Kapuas Hulu Waspada Hujan Lebat, Siaga Mulai 5 Juli
| Ilustrasi kendaraan di bawah hujan di malam hari. / Foto: Mateus S. Figueiredo / Wikimedia Commons |
Tuguborneo.id – Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Kalimantan Barat, berlaku Jumat, 3 Juli hingga Minggu, 5 Juli 2026. Kabupaten Kapuas Hulu berstatus Waspada pada Jumat, dan berpotensi meningkat ke status Siaga pada Minggu akibat ancaman hujan sangat lebat.
Status Waspada Berlaku di Kapuas Hulu
Berdasarkan pembaruan data BMKG pada Jumat, 3 Juli 2026 pukul 09.00 WIB, status Waspada diberikan khusus untuk Kabupaten Kapuas Hulu dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat. Kapuas Hulu, kabupaten dengan wilayah terluas di Kalimantan Barat dan berbatasan langsung dengan Malaysia, memang kerap menjadi titik pantau utama BMKG akibat kondisi topografi berbukit dan aliran Sungai Kapuas yang rawan meluap saat curah hujan tinggi.
Memasuki Sabtu, 4 Juli 2026, BMKG menyatakan seluruh wilayah Kalimantan Barat berstatus nihil peringatan dini cuaca ekstrem, memberi jeda sementara bagi warga sebelum potensi cuaca buruk kembali meningkat pada hari berikutnya.
Tujuh Daerah Masuk Kategori Waspada
BMKG memprediksi pada Minggu, 5 Juli 2026, tujuh daerah di Kalimantan Barat berstatus Waspada, yakni Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Sintang. Wilayah-wilayah ini berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Sementara itu, Kabupaten Kapuas Hulu ditetapkan naik ke status Siaga pada hari yang sama, menandakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang memerlukan kewaspadaan lebih tinggi dari masyarakat setempat, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor.
Tidak Ada Potensi Angin Kencang
BMKG turut menyampaikan tidak ada potensi angin kencang di seluruh wilayah Kalimantan Barat selama periode 3 hingga 5 Juli 2026. Kondisi ini sedikit meringankan kekhawatiran warga, meski ancaman genangan dan longsor akibat curah hujan tinggi tetap perlu diwaspadai.
BMKG mengimbau masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor. Pemerintah daerah serta instansi terkait juga diminta bersiap mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah masing-masing.
Warga Kapuas Hulu dan enam kabupaten/kota lain yang masuk kategori Waspada diimbau menyiapkan langkah antisipasi dini, termasuk memantau kondisi saluran air dan menghindari aktivitas di area rawan longsor selama periode peringatan berlaku.
Posting Komentar