PLN Pastikan Pemadaman Kalbar Bukan Akibat Krisis Batu Bara
![]() |
| Tongkang mengangkut batubara. / Foto: Ilham Mufti Laksono / Wikimedia Commons |
Tuguborneo.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah daerah pada Jumat, 3 Juli 2026. PLN menegaskan langkah manajemen beban ini murni disebabkan gangguan operasional pada salah satu pembangkit listrik.
Gangguan Teknis Jadi Penyebab Utama
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Kalimantan Barat, Mukhlis Zarkasih, menjelaskan pemadaman bergilir dipicu gangguan operasional pada salah satu pembangkit sehingga pasokan daya ke sistem belum dapat beroperasi optimal. "Langkah ini perlu dilakukan menyusul adanya gangguan operasional pada salah satu pembangkit," ujar Mukhlis.
Pengaturan beban secara bergilir, menurutnya, ditempuh agar sistem kelistrikan tetap dapat beroperasi sambil proses perbaikan pembangkit yang mengalami gangguan terus dilakukan. Langkah ini disebut sebagai upaya teknis yang harus diambil demi menjaga keseimbangan sistem kelistrikan di seluruh Kalimantan Barat.
Bantah Kaitan dengan Pasokan Batu Bara
Mukhlis turut meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat dengan menegaskan gangguan kelistrikan ini sama sekali tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer maupun pasokan batu bara. Ia menyebut stok energi primer yang dimiliki PLN saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung operasional pembangkit.
Penegasan ini penting mengingat isu kelangkaan pasokan energi kerap menjadi kekhawatiran utama warga saat pemadaman terjadi berulang. PLN memastikan penyebab utama pemadaman murni berasal dari gangguan teknis pada salah satu pembangkit listrik yang saat ini masih ditangani tim lapangan.
Personel Dikerahkan Percepat Pemulihan
PLN memastikan seluruh personel telah dikerahkan untuk melakukan penanganan secara maksimal terhadap gangguan pembangkit. Berbagai upaya percepatan pemulihan terus dilakukan agar sistem kelistrikan di Kalimantan Barat dapat kembali normal secara bertahap dalam waktu secepat mungkin.
Sebagai provinsi dengan wilayah luas dan sebaran permukiman yang tersebar hingga ke pelosok kabupaten seperti Kapuas Hulu dan Sintang, stabilitas sistem kelistrikan Kalbar menjadi perhatian penting bagi PLN UID setempat, mengingat ketergantungan warga dan pelaku usaha terhadap pasokan listrik yang konsisten.
PLN UID Kalimantan Barat mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyatakan akan terus memberikan informasi perkembangan terkini terkait proses perbaikan pembangkit hingga kondisi kelistrikan di Kalbar benar-benar pulih sepenuhnya.

Posting Komentar