BMKG Peringatkan Angin Kencang di Ketapang pada 1 Agustus
Pontianak, Tuguborneo.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang berlaku pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Dilansir dari Pontianakinfo.disway.id, peringatan ini merupakan bagian dari prakiraan cuaca tiga harian yang dirilis Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio.
Ketapang Jadi Satu-satunya Wilayah Berstatus Waspada Angin
Dikutip dari Pontianakinfo.disway.id, dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, Ketapang menjadi satu-satunya wilayah yang diprakirakan berpotensi mengalami angin kencang pada periode peringatan dini 30 Juli hingga 1 Agustus 2026. Wilayah lain di Kalbar relatif tidak masuk kategori peringatan dini angin pada periode yang sama.
BMKG menjelaskan kondisi ini dipengaruhi dinamika atmosfer di wilayah pesisir selatan Kalimantan Barat, yang membuat Ketapang lebih rentan terhadap perubahan kecepatan angin dibanding daerah lain.
Nelayan dan Pesisir Diminta Waspada
Masih berdasarkan laporan yang sama, warga di wilayah pesisir Ketapang maupun yang beraktivitas di luar ruangan diimbau meningkatkan kewaspadaan menjelang akhir pekan. Angin kencang berpotensi mengganggu aktivitas nelayan serta transportasi laut di kawasan tersebut.
Ketapang merupakan salah satu kabupaten pesisir terbesar di Kalimantan Barat dengan jalur laut yang menghubungkan wilayah tersebut ke sejumlah pulau kecil di sekitarnya, sehingga kondisi angin dan gelombang sangat memengaruhi aktivitas warga pesisir.
Bagian dari Peringatan Cuaca Tiga Harian
Peringatan angin kencang di Ketapang ini merupakan bagian dari peringatan dini cuaca tiga harian BMKG yang mencakup periode 30 Juli hingga 1 Agustus 2026. Selain angin kencang, peringatan tersebut sebelumnya juga mencakup potensi hujan sedang hingga lebat di Kapuas Hulu dan Sintang pada hari-hari sebelumnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi karena kondisi atmosfer di wilayah Kalimantan Barat dapat berubah secara dinamis dalam waktu singkat.
Imbauan Umum bagi Warga Kalbar
Warga Kalimantan Barat secara umum diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim kemarau berlangsung, termasuk kombinasi antara risiko karhutla akibat cuaca kering dan potensi angin kencang di wilayah pesisir seperti Ketapang.

Posting Komentar