TK hingga SMP se-Kota Pontianak Dialihkan ke Pembelajaran Daring

Tuguborneo.id – Kegiatan belajar mengajar tatap muka bagi siswa TK, PAUD, SD, dan SMP di Kota Pontianak resmi dialihkan ke sistem pembelajaran daring mulai Senin, 10 Agustus 2026. Dilansir dari Tribun Pontianak, langkah ini diambil menyusul kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin memburuk di kota tersebut.

Surat Edaran Dinas Pendidikan

Dikutip dari Tribun Pontianak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak menerbitkan surat edaran resmi terkait kebijakan pembelajaran jarak jauh pada Senin (10/8/2026). Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan surat edaran tersebut berlaku bagi seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Pemerintah Kota Pontianak.

"Mulai hari ini melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak membuat surat edaran untuk siswa TK, PAUD, SD, SMP tidak belajar tatap muka di sekolah, tetapi melalui daring," ujar Edi, sebagaimana dikutip Tribun Pontianak.

Kualitas Udara Jadi Alasan Utama

Masih dilansir dari sumber yang sama, kebijakan ini diambil setelah hasil pemantauan alat pengukur kualitas udara di Kecamatan Pontianak Tenggara menunjukkan kondisi udara pada Minggu (9/8/2026) malam berada dalam kategori kurang sehat. Edi mengimbau anak-anak dan kelompok sensitif tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Kebijakan tersebut bersifat fleksibel dan akan ditinjau ulang berkala sesuai perkembangan data kualitas udara yang diterima Pemkot Pontianak dari BMKG maupun instansi terkait lainnya.

Bukan Diliburkan, Hanya Ganti Metode

Dikutip dari Tribun Pontianak, sejumlah pihak sekolah menegaskan kebijakan ini bukan berarti siswa diliburkan, melainkan hanya mengubah metode pembelajaran dari tatap muka menjadi jarak jauh. Kepala SMPN 2 Pontianak, Rahmat Putra Yudha, menyampaikan penegasan tersebut kepada media.

Sempat terjadi keterlambatan informasi di sejumlah sekolah, sehingga beberapa siswa masih datang ke sekolah pada hari pertama kebijakan diberlakukan sebelum akhirnya dipulangkan kembali untuk mengikuti pembelajaran dari rumah.

Kebijakan Terus Dievaluasi

Pemkot Pontianak menyatakan akan terus memantau perkembangan kualitas udara sebelum memutuskan kapan pembelajaran tatap muka dapat kembali normal di seluruh sekolah Kota Pontianak.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • TK hingga SMP se-Kota Pontianak Dialihkan ke Pembelajaran Daring
  • TK hingga SMP se-Kota Pontianak Dialihkan ke Pembelajaran Daring
  • TK hingga SMP se-Kota Pontianak Dialihkan ke Pembelajaran Daring
  • TK hingga SMP se-Kota Pontianak Dialihkan ke Pembelajaran Daring
  • TK hingga SMP se-Kota Pontianak Dialihkan ke Pembelajaran Daring
  • TK hingga SMP se-Kota Pontianak Dialihkan ke Pembelajaran Daring

Posting Komentar