Dirut PDAM Pontianak: Distribusi Air Tetap Jalan demi Kemaslahatan Warga
Pontianak, Tuguborneo.id – Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak, Abdullah, memastikan pihaknya tetap menjalankan distribusi air bersih kepada masyarakat meski kualitas air baku menurun akibat intrusi air laut yang melanda Sungai Kapuas.
Distribusi Tetap Jalan Meski Kualitas Menurun
Abdullah menjelaskan keputusan tetap mendistribusikan air kepada warga diambil atas dasar kemaslahatan masyarakat, meski air yang mengalir ke sejumlah wilayah memiliki rasa asin akibat tingginya kadar garam pada air baku. (cite index="32-1">Ia mengatakan pihaknya terus melakukan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Stok Khusus untuk Fasilitas Kesehatan
Di tengah keterbatasan kualitas air baku, PDAM Pontianak tetap mengalokasikan stok air khusus untuk kebutuhan fasilitas kesehatan. Abdullah menegaskan terdapat cadangan air yang secara khusus disiapkan untuk rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain, termasuk layanan yang membutuhkan air bersih dalam jumlah signifikan seperti unit cuci darah.
Dilema antara Kualitas dan Ketersediaan
Kondisi ini menempatkan PDAM Pontianak pada situasi dilematis, antara menjaga standar kualitas air layak minum dan memastikan pasokan air tetap tersedia bagi seluruh pelanggan. Abdullah menyebut pihaknya terus berupaya mencari solusi terbaik agar dampak bagi masyarakat dapat diminimalkan selama masa krisis air baku ini berlangsung.
Peralatan Pengolahan Bekerja Lebih Berat
Tingginya kadar garam pada air baku turut membebani kinerja peralatan pengolahan PDAM, sehingga proses produksi air bersih membutuhkan penanganan ekstra dibanding kondisi normal, di tengah upaya menjaga pasokan tetap mengalir ke rumah-rumah warga.
Peran Vital PDAM di Tengah Krisis Air
Sebagai satu-satunya penyedia layanan air minum bagi masyarakat Kota Pontianak, PDAM Tirta Khatulistiwa memegang peran vital dalam memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, terutama di tengah kondisi darurat akibat kemarau panjang dan intrusi air laut yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
PDAM Pontianak diharapkan terus mencari solusi berkelanjutan agar kualitas dan ketersediaan air bersih bagi warga dapat kembali normal.

Posting Komentar