Gubernur Norsan Pastikan Dana BTT Diprioritaskan untuk Penanganan Karhutla

Pontianak, Tuguborneo.id – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dengan menyiapkan dukungan anggaran melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat penanggulangan bencana di lapangan.

Dana BTT Digeser Tanpa Menunggu APBD Perubahan

Penegasan itu disampaikan Norsan saat menyampaikan Nota Penjelasan Gubernur terhadap Rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Senin (7/9/2026). Norsan mengatakan dana BTT itu digeser dulu untuk penanggulangan kegiatan penanganan karhutla.

Karhutla Berdampak Luas bagi Masyarakat

Norsan menegaskan karhutla memiliki dampak luas terhadap masyarakat, tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan, aktivitas warga, hingga stabilitas sosial dan ekonomi daerah. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman karhutla di Kalimantan Barat.

Kolaborasi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Masyarakat

Gubernur menyebut Pemerintah Provinsi Kalbar terus bergerak bersama pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, instansi terkait, dunia usaha, elemen masyarakat, dan relawan dalam melakukan pencegahan, penanganan, hingga pemulihan dampak karhutla sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Prioritas untuk Kebutuhan Darurat Warga

Selain untuk pemadaman, Norsan menyebut pemerintah turut mendukung penyaluran air bersih bagi warga terdampak kekeringan dan kabut asap di berbagai kabupaten/kota. Penggunaan dana BTT dinilai penting agar respons kebutuhan darurat masyarakat tidak tertunda oleh proses administrasi anggaran yang panjang.

Fungsi Dana BTT dalam Penanggulangan Bencana

Sebagai instrumen anggaran yang memang dirancang untuk kondisi darurat, BTT memungkinkan pemerintah daerah bertindak cepat tanpa menunggu proses politik anggaran selesai. Langkah ini dinilai relevan mengingat kondisi karhutla di Kalimantan Barat yang terus berkembang dan membutuhkan respons cepat di lapangan.

Penggunaan dana BTT diharapkan mempercepat penanganan karhutla sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi di Kalimantan Barat. 

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Gubernur Norsan Pastikan Dana BTT Diprioritaskan untuk Penanganan Karhutla
  • Gubernur Norsan Pastikan Dana BTT Diprioritaskan untuk Penanganan Karhutla
  • Gubernur Norsan Pastikan Dana BTT Diprioritaskan untuk Penanganan Karhutla
  • Gubernur Norsan Pastikan Dana BTT Diprioritaskan untuk Penanganan Karhutla
  • Gubernur Norsan Pastikan Dana BTT Diprioritaskan untuk Penanganan Karhutla
  • Gubernur Norsan Pastikan Dana BTT Diprioritaskan untuk Penanganan Karhutla

Posting Komentar