Kapolres Melawi Pimpin Sosialisasi Karhutla, 18 Perusahaan Teken Komitmen
Tuguborneo.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Melawi, AKBP Askhabul Kahfi, memimpin kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama pimpinan perusahaan perkebunan dan kehutanan di Aula Tri Brata Polres Melawi, Selasa (1/9/2026). Dikutip dari Tribun Pontianak, sebanyak 18 pimpinan perusahaan hadir dan menandatangani komitmen bersama menolak praktik pembakaran lahan.
Penandatanganan Pakta Integritas
Dilansir dari Tribun Pontianak, kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas oleh 18 pimpinan perusahaan yang beroperasi di wilayah hukum Polres Melawi. Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara kepolisian dan sektor swasta dalam mencegah karhutla di area konsesi masing-masing perusahaan.
Askhabul Kahfi menyampaikan pentingnya keterlibatan aktif perusahaan dalam upaya pencegahan karhutla, mengingat sebagian besar wilayah konsesi berada di kawasan rawan kebakaran saat musim kemarau berlangsung.
Perusahaan Diminta Siapkan Sarana Pencegahan
Masih dikutip dari Tribun Pontianak, Kapolres Melawi meminta setiap perusahaan menyiapkan sarana dan prasarana pencegahan kebakaran secara mandiri di wilayah konsesinya, termasuk peralatan pemadaman dini dan personel yang siaga selama musim kemarau.
"Kami minta seluruh perusahaan berkomitmen penuh menjaga wilayah konsesinya dari kebakaran, bukan hanya menunggu bantuan dari kepolisian atau BPBD saat api sudah membesar," ujar Askhabul, sebagaimana dikutip Tribun Pontianak.
Ancaman Sanksi bagi Pelanggar
Dikutip dari Tribun Pontianak, Kapolres Melawi menegaskan perusahaan yang lalai menjaga wilayah konsesinya sehingga menyebabkan kebakaran akan tetap diproses secara hukum meski telah menandatangani pakta integritas. Sosialisasi ini dimaksudkan sebagai langkah preventif, bukan penghapusan tanggung jawab hukum perusahaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi kepolisian daerah dalam menekan angka karhutla di Kalimantan Barat, yang sepanjang 2026 tercatat sebagai provinsi dengan jumlah laporan dan luas area karhutla tertinggi secara nasional.
Harapan Sinergi Berkelanjutan
Askhabul berharap sosialisasi dan penandatanganan komitmen ini dapat menjadi awal sinergi berkelanjutan antara kepolisian dan sektor swasta dalam menjaga Kabupaten Melawi tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan pada musim-musim kemarau berikutnya.

Posting Komentar