Kubu Raya Masuk Zona Hitam Kualitas Udara Akibat Karhutla
Pontianak, Tuguborneo.id – Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tercatat sebagai salah satu wilayah dengan kualitas udara terburuk di provinsi tersebut, masuk kategori zona hitam dengan angka PM2.5 mencapai 746 per data 2 September 2026, akibat tingginya sebaran titik panas karhutla di sekitar wilayah tersebut.
Titik Panas Terkonsentrasi di Kubu Raya dan Ketapang
Berdasarkan pantauan satelit, sebaran titik panas di Kalimantan Barat mencapai ribuan titik, dengan konsentrasi tertinggi berada di Kabupaten Ketapang, disusul Kubu Raya sebagai wilayah kedua terparah. Kondisi ini menjadikan dua kabupaten tersebut sebagai fokus utama penanganan karhutla lintas sektor oleh pemerintah provinsi.
Dampak bagi Warga Sekitar Bandara Supadio
Kubu Raya, yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak dan menjadi lokasi Bandara Internasional Supadio, menghadapi tantangan ganda: dampak kesehatan warga akibat kabut asap serta potensi gangguan jarak pandang penerbangan. Sebelumnya, kondisi udara kabur akibat asap karhutla dilaporkan berulang kali mengganggu aktivitas di kawasan bandara.
Operasi Modifikasi Cuaca Terkendala
Pemerintah bersama BMKG Kalbar telah menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak Agustus 2026 untuk memancing hujan buatan. Namun upaya tersebut masih terkendala minimnya bibit awan penghujan, sehingga kemarau ekstrem di Kubu Raya tercatat sebagai salah satu yang terpanjang dalam 50 tahun terakhir, dengan puluhan hari tanpa hujan berturut-turut.
Respons Bupati Kubu Raya
Bupati Kubu Raya sebelumnya menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menangani karhutla, dengan menegaskan tidak ada pihak yang bisa bekerja sendirian dalam mengatasi krisis ini, melainkan membutuhkan kerja tim lintas instansi.
Karakteristik Geografis Kubu Raya
Sebagai kabupaten yang didominasi lahan gambut dan berada di jalur pesisir barat Kalimantan, Kubu Raya memang tergolong rawan kebakaran saat musim kemarau tiba, terutama di kawasan perkebunan dan lahan yang berdekatan dengan permukiman.
Penanganan karhutla di Kubu Raya terus menjadi prioritas pemerintah provinsi mengingat dampaknya yang meluas ke sektor kesehatan dan transportasi udara. Artikel ini dilansir dari pemberitaan Berkatnews TV dan Pontianak Post.

Posting Komentar